-->

TABARRUK DALAM ARTI KATA MANHAJ ASWAJA

TABARRUK DALAM ARTI KATA MANHAJ ASWJA
.
Diambil dari rujukan Kitab Mafahim Yajibu An Tushohih karya Prof.Dr.As Sayyid Alawi al-Maliki al-Hasani Hal.269-270
.
Banyak orang keliru memahami erti tabarruk , dengan Nabi SAW ,jejak-jejak peninggalan Beliau,keluarga & para Pewarisnya dari para ulama dan wali
.
Mereka menilai bahwa setiap orang yang melakukan tabaruk telah melakukan tindakan syirik dan sesat sebagaimana kebiasaan mereka menyikapi hal hal baru yang tidak diterima oleh pandangan mereka dan tidak terjangkau pemikiran mereka
.
Perlu kami sampaikan bahwa tabarruk tidak lain adalah bertawasul kpada Allah dengan objek yang dijadikan tabarruk baik berupa jejak peninggalan ,tempat,atau seseorang
.
Adapun TABARRUK dengan orang orang soleh adalah karena meyakini keutamaan dan kedekatan mereka kepada Allah dengan tetap meyakini ketidak mampuanya memberi kebaikan atau menolak keburukan kecuali atas izin Allah
.
Adapun TABARRUK dengan jejak peninggalan2 (artefak) adalah karena peninggalan tersebut dinisbatkan kepada orang2 dimana kemuliaan peninggalan itu berkat mereka .ia dihormati,di agungkan, dan dicintai karenanya
.
Adapun TABARRUK dengan tempat2 (situs).maka subtansi tempat itu sama sekali tidak memiliki keutamaan dilihat dari statusnya menjadi tempat .Tempat memiliki ke utamaan karena kebaikan dan ketaatan yang pernah dilaksanakan dan terjadi di dalamnya seperti sholat, puasa, dan semua bentuk ibadah yang pernah di lakukan oleh para hamba Allah di tempat2 yang dijadikan objek tabarruk
.
📷 : Abuya Ahmad al Maliki mencium rambut Rosulillah Muhammad SAW
.
Allahuma sholii'alaa sayyidina Muhammad wa'alaa aalihi wa shohbihi wa Salim.

0 Response to "TABARRUK DALAM ARTI KATA MANHAJ ASWAJA"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel