ISYARAT HURUF PADA AL-FATIHAH
ISYARAT HURUF PADA AL-FATIHAH
Sebuah hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dari Ubay bin Ka’ab r.a. :
“Tidak pernah Allah menurunkan didalam Taurat dan Injil seperti Umul Qur’an (Al-Fatihah)”.
Banyak sekali hadist-hadist Rasululloh SAW yang menunjukan keistimewaan Al-Fatihah. Penempatannya sebagai bacaan wajib dalam sholat dan dibaca sekurang-kurangnya 17 kali dalam sehari semalam (17 raka’at jumlahnya dalam lima waktu shalat) membuktikan betapa besarnya keistimewaan surat tersebut.
Tujuh ayat Surah Al-Fatihah dihitung dari Bismillahirrahmanirrahim sampai dengan Waladl-dlollin dengan jumlah huruf :
Ayat 1 jumlah ada 19 huruf
Ayat 2 jumlah ada 18 huruf
Ayat 3 jumlah ada 13 huruf
Ayat 4 jumlah ada 12 huruf
Ayat 5 jumlah ada 19 huruf
Ayat 6 jumlah ada 19 huruf
Ayat 7 jumlah ada 44 huruf
Jumlah seluruhnya ada 144 huruf ( 1+4 = 5, 5+4 = 9 ) Jadi jumlah huruf yang sebenarnya pada Al-Fatihah adalah 9 (sembilan)
Adapun keunikan Surat Al-Fatihah terdapat pada akhir ayat :
4 (empat) huruf NUN (ayat no. 2,4,5,7) dan 3 (tiga) huruf MIM (ayat no. 1,3,6).
Huruf-huruf MIM dan NUN juga terdapat pada Surah Ya-Sin, yang dalam salah satu hadist, surah ini dinamakan “Qalbulul Qur’an” (Jantungnya Al-Qur’an).
Huruf NUN mengisyaratkan Asmaullah (Nama Allah) ( ﻧﻮﺮ ), sedangkan huruf MIM mengisyaratkan Asma Muhamad (ﻤﺤﻤﺪ ).
4 (empat) NUN isyarat Asma Allah yang Qodim, identik dengan 4 (empat) kata dalam Kalimah Syahadah isyarat Hak Allah Ta’ala Yang Qodim.
3 (tiga) MIM isyarat Asma Rasul Muhammad yang Muhaddas (baharu) identik dengan 3 kata dalam Kalimah Syahadah isyarat Hak Rasul / Muhaddas.
Huruf Al-Fatihah adalah Wujud dari Sholat 5 Waktu
Diambil dari Kata “Al-hamdu”
ﺍَﻠـﺤﻤﺪُ
Tahiyat Sujud I’Tidal Ruku Kiyam
Cinta kepada Allah adalah perwujudan Rasa Syukur kepada Allah SWT yang diwujudkan melalui Shalat sehingga melahirkan Kalam Qadim. Puja dan Puji (Madhun wa Sanaun).
Puji Qodim bagi Qodim
Puji Qodim bagi Muhaddas
Puji Muhaddas bagi Qodim
Puji Muhaddas bagi Muhaddas.
7 (TUJUH) HURUF YANG MAHJUB (terdinding pada Al-Fatihah)
1. Huruf Stsa ( ﺙ ) Huruf pertama STSANA’UN (ﺜﻧﺎﺀ ) Artinya “Pujian”.
ﻻﺍﺤﺼﻰ ﺜﻧﺎﺀﻋﻠﻴﻚ ﮐﻤﺎﺍﺜﻧﻴﺖﻋﻞ ﻧﻔﺴﻚ
“Tidak terhingga pujiku kepadaMu Ya Allah, sebagaimana tidak terhingga pujiMu terhadap diriMu sendiri”.
ﺍﻠﺬ ﻴﻥَﻫُﻡ ﻋـَﻠﻰ َﺼَﻼ ﺗـﻬﻡ ﺪﺍﻋﻤﻮﻥَ
“Dan mereka memuji-muji TuhanNya secara terus menerus”. (Q.S. Al-Maarij ayat 23)
Baik diwaktu siang, malam. Baik diwaktu berdiri, duduk maupun berbaring, kita tetap dalam keadaan SHOLAT kepada Allah.
Ada hubungannya dengan “memuji/dzikir kepada Allah secara terus menerus” sehari semalam, yang disebut Sholat Da’imulhaq.
2. Huruf Jim (ﺝ ) Jaliyyun wa Jalalun, Nyata/ tampak dan mulia.
ﻓﻠﻤﺎ ﺗﺠﻠﻰ ﺮﺒﻪ ﻠﻠﺠﺒﻞ ﺠﻌﻠﻪ ﺪ ﻜﺎ
“Manakala Allah TAJALLI pada bukit, maka bukit itupun hancur berkeping-keping”.
3. Huruf Kha ( ﺥ ) huruf pertama KHOFIYYUN/KHIFATUN.
ﻮﺍﺬ ﻜﺮﺮﺒﻚ ﻓﻰ ﻧﻔﺴﻚ ﺗﻀﺮﻋﺎﻮﺧﻴﻔﺔ ﻮﺪﻮﻦﺍﻠﺠﻬﺮﻤﻦﺍﻠﻘﻮﻞ
“Ingatlah kepada Tuhanmu pada dirimu, dengan tadlaru (kerendahan hati), Khifatan / sunyi, dan tanpa dinyaringkan”.
4. Huruf Zai ( ﺯ ) huruf pertama dari kata ZIYADATUN artinya “Tambahan / Nilai Tambah”.
ﺍﻠﺬ ﻴﻦﺍﺤﺴﻧﻮﺍﺍﻠﺤﺴﻧﻰ ﻮﺯﻴﺎﺪ ﺓ
“Untuk orang yang berbuat baik dengan perbuatan yang terbaik, mendapatkan Ziyadah (tambahan nilai) melihat Tuhan”.
Sebagian besar ulama tafsir menjelaskan perkataan perkataan Ziyadatun / tambahan, ialah karunia untuk mereka ahli sorga yang tadinya melakukan/amal yang terbaik. Dalam kata lain Ziyadah adalah suatu nilai tambah. Melihat Tuhan adalah suatu nikmat yang tertinggi dibanding dengan segala nikmat-nikmat yang lain.
5. Huruf Syin (ﺶ ) huruf pertama dari SYIFA’UN artinya : Penyembuhan / Pengobatan.
ﻮﻧﻧﺯﻞ ﻤﻦﺍﻠﻘﺮﺍﻦ ﻤﺎﻫﻮﺷﻔﺎﺀ ﻮ ﺮﺤﻤﺔ
“Kami turunkan sebagian Al-Qur’an itu adalah obat / penyembuh dan rahmat”.
Huruf Syin (ﺶ ) huruf ke dua adalah SYAFI’UN dan SYAFA’AT artinya : “Pertongan / Pemberi Bantuan “
وَأَنذِرۡ بِهِ ٱلَّذِينَ يَخَافُونَ أَن يُحۡشَرُوٓاْ إِلَىٰ رَبِّهِمۡۙ لَيۡسَ لَهُم مِّن دُونِهِۦ وَلِىٌّ۬ وَلَا شَفِيعٌ۬ لَّعَلَّهُمۡ يَتَّقُونَ (٥١)
وَأَنذِرْ بِهِ الَّذِينَ يَخَافُونَ أَن يُحْشَرُوا إِلَىٰ رَبِّهِمْ ۙ لَيْسَ لَهُم مِّن دُونِهِ وَلِيٌّ وَلَا شَفِيعٌ لَّعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ - 6:51
“Tidak ada Wali dan Tidak pula ada Penolong mereka selain Allah”. (Q.S. Al-Anam ayat 51).
ﷲِ ﺍﻠﺷـﻔَﺎﻋــَﺔُ ﺠﻤﻴﻌًـﺎ
“Seluruh Syafaat itu Allah yang menentukan” (Q.S. Az-Zumar ayat 44).
6. Huruf Dzho (ﻆ ) huruf permulaan dari kata Dzhilun (ﻆﻞ ) artinya : “Naungan”.
ﻻﻆﻞﺍﻵﻆﻠﻪ
“Tidak ada naungan yang paling indah kecuali naungan Allah SWT”. (Al-Hadist).
7. Huruf Fa ( ﻑ ) huruf permulaan dari kata Fana’un (ﻓﻧﺎﺀ ) artinya : “Lenyap/sirna”.
كُلُّ مَنۡ عَلَيۡہَا فَانٍ۬ (٢٦) وَيَبۡقَىٰ وَجۡهُ رَبِّكَ ذُو ٱلۡجَلَـٰلِ وَٱلۡإِكۡرَامِ (٢٧)
“Semuanya adalah Fana dan yang kekal abadi hanyalah Zat Tuhanmu (Ya Muhammad Yang Maha Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan”. (Q.S. Rahman : 26-27)
Diantara Ulama ada yang berpendapat bahwa Allah SWT telah menurunkan wahyuNya kepada para Nabi dan Rasul, berjumlah 100 buah shuhuf dan 4 buah kitab.
shuhuf untuk Nabi Adam a.s.
60 shuhuf untuk Nabi Syit a.s.
10 shuhuf untuk Nabi Ibrahim a.s.
1 Kitab Taurat untuk Nabi Musa a.s.
1 Kitab Zabur untuk Nabi Daud a.s.
1 Kitab Injil untuk Nabi Isa a.s.
1 Kitab Al-Qur’an untuk Nabi Muhammad SAW.
Seratus buah shuhuf itu sepenuhnya terhimpun dalam 4 Kitab. Sedangkan 3 Kitab itu terhimpun dalam Al-Qur’anul Karim. Al-Qur’an 30 Zuz itu terhimpun dalam Surat Al-Fatihah. Selanjutnya 7 Ayat Al-Fatihah itu terhimpun seluruhnya dalam BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM.
0 Response to "ISYARAT HURUF PADA AL-FATIHAH"
Post a Comment